Walaupun Pahit, Pare / Paria Ternyata Bermanfaat Untuk Lambung Anda

Walaupun Pahit, Pare / Paria Ternyata Bermanfaat Untuk Lambung Anda

Sudah pernah merasakan buah pare yang belum dimasak atau sudah dimasak ?

Bagaimana rasanya ? Pahit ? Manis ? Asam ? Hambar ?

Walaupun rasanya yang sungguh tidak nyaman ketika dimakan dan masuk ke dalam mulut Anda alias pahit SEKALI, ternyata buah pare dengan ciri warna khas yang hijau memiliki segudang manfaat luar biasa untuk kesehatan Anda, salah satunya untuk kesehatan lambung.

Buah pare sebenarnya telah lama digunakan di Indonesia sebagai bahan obat tradsional atau bahan obat herbal.

Penggunaan bahan alam sendiri sebagai obat tradisional di Indonesia telah dilakukan oleh nenek moyang kita sejak berabad-abad yang lalu, ini terbukti dari adanya naskah lama pada daun lontar Husodo (Jawa), Usada (Bali), Lontarak pabbura (Sulawesi Selatan), dokumen Serat Primbon Jampi, Serat Racikan Boreh Wulang Dalem dan relief candi Borobudur yang menggambarkan orang sedang meracik obat (jamu) dengan tumbuhan sebagai bahan bakunya (Sukandar, 2006).

Indonesia merupakan negara tropis yang kaya akan jenis tanaman obat-obatan, terutama untuk memperoleh bahan-bahan kontrasepsi.

Telah diketahui ada 52 jenis tanaman yang terdapat di Indonesia memiliki sifat antifertilitas (Chuthbert dan Wong, 1986). Salah satunya adalah buah pare (Momordica charantia L.).

Buah Pare yang sering digunakan sebagai lalapan ternyata mengandung khasiat lebih bagi kesehatan. Pare alias paria kaya mineral nabati kalsium dan fosfor, juga karotenoid.

Pare mengandung alpha-momorchorin, beta-momorchorin dan MAP30 (momordica antiviral protein 30) yang bermanfaat sebagai anti HIV/AIDS (Zheng et al. 1999; Grover dan Yadav, 2004).

Akan tetapi, biji pare juga mengandung triterpenoid yang mempunyai aktivitas anti spermatozoa, sehingga penggunaan biji pare secara tradisional dengan maksud untuk mencegah AIDS dapat mengakibatkan infertilitas pada pria (Girini et al. 2005; Naseem et al. 1998).

Konsumsi pare dalam jangka panjang, baik dalam bentuk jus, lalap atau sayur, dapat mematikan sperma, memicu impotensi, merusak buah zakar dan hormon pria, bahkan berpotensi merusak liver (Basch et al. 2003; Lord et al. 2003).

Pare (Momordica charantia L) Sinonim Momordica balsamina Blanco, Momordica balsamina Descourt, Momordica cylindrica Blanco, Momordica jagorana C.Koch, Momordica operculata Vell, Cucumis africanus Lindl.

Merupakan tanaman tropis, hidup di dataran rendah dan dapat merupakan tanaman yang dibudidayakan atau tanaman liar di tanah kosong.

Bila dibudidayakan akan ditanam di ladang, halaman tumah, dirambatkan pada anjang anjang bambu, atau dipohon dan pagar. Pare mudah tumbuh memerlukan banyak sinar matahari, sehingga dapat tumbuh subur ditampat yang teduh dan terlindung dari sinar matahari.

Biji banyak, coklat kekuningan, bentuknya pipih memanjang, keras. Ada tiga jenis tanaman pare, yaitu pare gajih, pare kodok dan pare hutan.

Pare gajih berdaging tebal, warnanya hijau muda atau keputihan, bentuknya besar dan panjang dan rasanya tidak begitu pahit.

Pare kodok buahnya bulat pendek, rasanya pahit. Pare hutan adalah pare yang tumbuh liar, buahnya kecil-kecil dan rasanya pahit.

Buah yang panjang dan lurus, biasanya pada ujung buah yang masih kecil digantungkan batu. Daun dari pare yang tumbuh liar, dinamakan daun tundung (Rukmana, 1997).

Perbanyakan tanaman Pare dapat dilakukan dengan biji. Dalam waktu tiga bulan setelah penyebaran biji, tanaman sudah mulai berbuah (Sastrapradja, 1977).

Di India, ekstrak buah Pare digunakan sebagai obat diabetik, obat rheumatik, obat gout, obat penyakit liver dan obat penyakit 1imfa (Dixit et al. 1978).

Di Indonesia, buah Pare selain dikenal sebagai sayuran, juga secara tradisional digunakan sebagai peluruh dahak, obat penurun panas dan penambah nafsu makan. Selain itu, daunnya dimanfaatkan sebagai peluruh haid, obat luka bakar, obat penyakit kulit dan obat cacing (Pramono et al. 1988).

Sejak diketahui bahwa tanaman Pare berkhasiat terhadap kesehatan maka beberapa peneliti berusaha mengetahui dan mengisolasikan bahan yang terkandung dalam tanaman Pare.

Sebagai tumbuhan bangsa Cucurbitaceae, juga buah Pare mengandung bahan yang tergolong dalam glikosida triterpen atau kukurbitasin (Okabe, et al. 1980).

Bagaimana pare atau paria bermanfaat untuk kesehatan lambung Anda ?

Laman lifehack.org mencatat bahwa pare selain memiliki segudang khasiat baik untuk mengobati berbagai jenis penyakit, juga bermanfaat untuk kesehatan pencernaan dan lambung Anda. Buah pare ini berguna untuk pelepasan refluks asam dan gangguan pencernaan.

Pare juga bertindak sebagai stimulan pencernaan dan dapat membantu gangguan pencernaan.

Sifat anti-inflamasi dari labu pahit dapat membantu meringankan gejala peradangan yang disebabkan oleh penyakit asam lambung, sakit maag biasa, atau kolitis ulserativa.

Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa asam askorbat dalam labu pahit dapat sedikit meningkatkan peradangan pada individu tertentu ( diethealthclub.com ).

Seperti kebanyakan tanaman, kandungan serat pare atau pahit yang tinggi meningkatkan pergerakan usus dan meredakan sembelit.

Kepahitan sebenarnya meningkatkan produksi air liur dan membantu dalam sekresi lambung yang merangsang pencernaan, mencegah sakit maag, keasaman, gangguan pencernaan dan kanker kolorektal.

Manfaat Lain Buah Pare

Dikutip dari laman foodfacts.mercola.com, berikut ini beberapa manfaat dan khasiat lain dari buah pare atau paria yang MENAKJUBKAN:

Dapat meningkatkan regulasi gula darah. Melon pahit mengandung senyawa hipoglikemik, yang dapat membantu meningkatkan kemampuan tubuh Anda untuk memanfaatkan gula sebagai energi.

Dalam uji coba terkontrol plasebo 2018 yang diterbitkan dalam Journal of Ethnopharmacology, melon pahit dan jus mentimun diberikan kepada para pradiabetik. Setelah beberapa minggu pemberian, individu yang diberi jus pare telah secara signifikan menurunkan kadar glukosa plasma puasa.

Pare juga dapat membantu meningkatkan metabolisme lemak, yang dapat berkontribusi pada pencegahan obesitas, yang merupakan salah satu faktor risiko diabetes.

Dalam sebuah penelitian pada hewan yang dilakukan pada tahun 2016, ekstrak pare ditemukan secara efektif mengurangi adipositas pada tikus obesitas dengan meningkatkan keseimbangan asupan lemak dan metabolisme.

Selain itu, telah ditemukan secara signifikan membantu meningkatkan sensitivitas insulin.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Departemen Kesehatan Filipina, mereka menemukan bahwa pare memiliki mekanisme yang sama dengan glibenclamide, obat anti-diabetes.

Membantu sistem kekebalan tubuh. Bitter melon dikatakan berkontribusi pada fungsi kekebalan yang lebih baik, 10 karena mengandung banyak antioksidan dan nutrisi penting lainnya, salah satunya adalah vitamin C.

Ini mengandung sekitar 55 miligram vitamin C per porsi, yang merupakan mikronutrien penting untuk meningkatkan kekebalan karena mendukung fungsi seluler dan pemulungan oksidan.

Dapat mengurangi / mencegah peradangan. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa komponen pare yang berbeda memberikan sifat anti-inflamasi.

Sebuah studi tahun 2018 yang diterbitkan dalam jurnal Phytomedicine menunjukkan bahwa peptida yang diekstrak dari biji pare membantu mengurangi peradangan dengan menghambat sitokin pro-inflamasi.

Studi hewan 2018 lainnya menunjukkan bahwa pemberian polisakarida pare dapat membantu mengurangi peradangan lambung dan stres oksidatif.

Bitter Melon Green Apple Juice Recipe | Dietplan-101.com

Terimakasih… Boleh Anda share…

Manfaat Magastrol Forte Madu Obat Lambung & Maag Herbal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

A WordPress.com Website.

Up ↑

Create your website at WordPress.com
Get started
%d bloggers like this: